Jumat, 25 Mei 2012

Anda Pemalu ? Bisa Kok Sukses Di Karier



Di dunia kerja, para perempuan yang pemalu cenderung memiliki jenjang karier yang lebih lambat dibandingkan dengan rekan kerjanya yang tidak pemalu. Padahal, belum tentu si pemalu ini kurang berprestasi dibandingkan rekan lainnya. Hanya saja, perempuan yang pemalu sering terjebak dalam rasa minder yang berakibat pada kesulitan mendapatkan promosi kerja.

Untuk mengatasi hal ini, penulis buku Self-Promotion for Introvert, Nancy Ancowitz, memberikan beberapa saran untuk mengatasi sifat pemalu, sehingga Anda pun memperoleh peluang yang sama untuk dipromosikan.

1. Perbesar suara Anda
Salah satu hal yang bisa dikenali dari seorang pemalu adalah volume suara yang kecil dan meragukan. "Anda tidak bisa menjual diri Anda jika suara Anda sangat kecil, tak terdengar, dan ragu-ragu," beber Nancy. Untuk berlatih berbicara lebih keras, gunakan tape recorder untuk mengukur volume suara Anda. Latihlah terus sampai nada suara Anda menjadi lebih besar dan meyakinkan.

2. Berikan penjelasan dengan data
"Orang yang introver punya sifat yang tidak suka membual dengan target. Namun, jika atasan tak melihat Anda menonjol, berarti karier Anda tamat," jelasnya. Tetapi tak perlu menjadi orang yang "menjilat" dengan memasang target yang terlalu tinggi hanya untuk menyenangkan hati atasan. Untuk mengingatkan si bos tentang prestasi Anda, uraikan pencapaian Anda melalui data. "Jika ia bertanya tentang target penjualan Anda, jangan ungkapkan bahwa penjualan Anda di bawah rekan lainnya. Katakan saja 'Pada tingkat ini, saya akan melebihi target mereka 20 persen'," sarannya.

3. Tak ragu meminta bantuan
Jika merasa tak mengerti akan sesuatu, jangan sungkan meminta bantuan pada atasan. Ungkapkan dalam nada yang tegas untuk mendapatkan bimbingannya, misalnya membantu menyusun proposal kerja yang lebih baik. Pendekatan ini juga berfungsi untuk menekankan bahwa atasan juga bertanggungjawab membantu Anda untuk sukses. Nancy mengungkapkan bahwa cara ini akan membuat Anda terlihat bijaksana, dan bisa bekerjasama dengan atasan.

4. Kenakan aksesori
Lho, apa hubungannya aksesori dan kesuksesan berkarier? Nancy mengungkapkan bahwa penampilan Anda akan banyak berbicara bahkan sebelum Anda mengucapkan sepatah kata pun. Hal ini sangat dibutuhkan untuk bersikap lebih profesional. Sisihkan koleksi busana Anda yang menggunakan warna-warna aman, seperti putih, krem, atau abu-abu. Pakai busana dengan warna yang lebih cerah atau menonjol, seperti kuning, fuchsia, atau tosca. Tambahkan beberapa aksesori batu-batuan, ikat pinggang, atau tas dan sepatu dengan warna yang ngejreng.

(kompas female)

Selasa, 22 Mei 2012

KARIR TINGGI = JARANG SAKIT



Bunda bekerja sambil mengisi waktu luang atau mengatasi Kejenuhan di kantor ? Tapi pastinya masih repot dengan anak-anak sesampainya di rumah..
Meniti karir setinggi-tingginya tidak hanya memberikan kebanggaan serta gaji yang besar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa karir tinggi juga bisa menyehatkan, sebab daya tahan cenderung meningkat seiring karir yang terus menanjak.

Daya tahan tubuh yang meningkat pada pemilik jabatan atau karir tinggi bisa membuat seseorang lebih terlindungi dari risiko penyakit. Demikian juga saat mengalami cedera yang serius, pemilik karir tinggi cenderung lebih cepat melalui masa pemulihan.

Semula banyak yang mengira bahwa pemilik jabatan tinggi cenderung lebih sehat karena fasilitas kesehatannya memang lebih baik. Misalnya plafon asuransi kesehatannya lebih tinggi, sementara penghasilannya sendiri lebih dari cukup untuk membiayai gaya hidup sehat

Penelitian yang dimuat dalam Proceedings of the National Academy of Sciences ini awalnya dilakukan terhadap baboon, yakni sejenis primata dari Afrika. Namun setelah diteliti ulang pada 10.000 karyawan pemerintahan di Inggris, hasilnya tidak jauh berbeda.

"Kesimpulan kami mengatakan, berada di posisi karir paling bawah maupun paling atas sama-sama bisa stres. Tapi ada faktor lain yang menyertai pemilik karir tinggi yang bisa melindunginya dari efek negatif stres," kata Dr Beth Archie yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (22/5/2012).

Dalam penelitiannya pada baboon, ilmuwan dari Notre Dame University ini menemukan bahwa baboon jantan lebih jarang sakit ketika memiliki posisi yang terpandang dalam kelompoknya. Selain jarang sakit, baboon-baboon ini juga menjalani masa pemulihan lebih cepat saat mengalami cedera.

Pengamatan serupa juga dilakukan terhadap 10.000 pegawai negeri di Inggris, yang hasilnya tidak jauh berbeda dengan hasil penelitian pada baboon. Para pegawai yang memiliki jabatan bergengsi cenderung jarang mengalami gangguan jantung, bronkitis serta depresi.

Jumat, 04 Mei 2012

Etika Ketika Menyampaikan Pengunduran Diri



Moms, lagi sibuk jalanin bisnis sambil kerja kan..persiapan supaya bisa resign dan jadi full mommy yang bisa full buat keluarga tapi tetap punya penghasilan. Simak tips beriku ini :

Saat memutuskan untuk berhenti bekerja, Anda harus mempersiapkan diri menghadapi berbagai konsekuensi yang ada. Salah satu poin terpenting yaitu, mendapatkan pekerjaan baru sebelum beranjak meninggalkan pekerjaan yang dimiliki saat ini.

Namun, ketika harus menyampaikan keinginan untuk resign dengan atasan di kantor tentu ada etika tersendiri. Menurut seorang Career Coach, Rene Suhardono terdapat tiga hal penting yang harus diperhatikan ketika ingin resign dari kantor. Simak tiga hal tersebut berikut ini.

1. Compassionate
"Yang paling mendasar adalah jangan pernah memperlakukan orang lain, kalau kita ngga mau diperlakukan begitu," ujar Rene, saat ditemui Wolipop di kawasan Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (2/5/2012). Ketika Anda 'meminta izin' untuk mengundurkan diri, sebaiknya tunjukkan rasa simpati kepada bos Anda. Misalnya dengan cara yang sopan, baik dan tidak menyusahkan orang lain.

2. Tactical
Saat Anda menyampaikan keinginan untuk mengundurkan dari tempat kerja kepada
atasan, Anda juga harus memberikan solusi. Jadi bukan sekedar ingin resign, lalu pergi tanpa mencari jalan keluar. Berusahalah untuk memberikan solusi dengan menominasi beberapa orang yang bisa menggantikan pekerjaan Anda atau paling tidak untuk sementara waktu. "Jadi kita tidak meninggalkan beban, tapi kepergian kita itu justru bisa dilihat sebagai cara yang asik," imbuh Rene.

3. Jujur
Cukup beritahukan rencana resign kepada orang-orang yang berkepentingan, seperti atasan atau rekan kerja di satu divisi. Sampaikan alasan Anda ingin resign dari kantor kepada bos dengan jujur. Kejujuran Anda bisa menjadi saran positif untuk organisasi dan perusahaan.

Dengan melakukan tiga poin di atas, Anda bisa tetap menjadi orang yang baik di mata mantan atasan dan rekan kerja di kantor lama di hari-hari terakhir bekerja di kantor. Tetapi menurut Rene, kenyataannya banyak orang yang justru berperilaku salah tingkah ketika harus menjaga hubungan baik dengan mantan atasan atau rekan kerja.

"Berhubungan baik itu common sense. Kita berhubungan baik bukan karena mau sesuatu, tapi karena kita (individu yang) baik. Jadi ukurannya bukan berapa sering harus telepon. Apakah harus say hello terus? Nggak. Nomor satu yang penting adalah apakah kita memang benar-benar layak untuk dijadikan teman. Ukuran itu dipegang sampai kapan pun, bukan sebagai karyawan yang keluar," tutup Rene.

Selasa, 24 April 2012

Untuk semua Ibu




Apakah sebenarnya ...

terkubur di kalbumu ...

apakah arti setiap linangan airmatamu ...

kami tak tahu rahasia yang kau pendam itu ...

kami hanya menduga-duga ...

tapi kami tak mampu merasakan ...

sebenar-benar perasaanmu ...

Pengorbanan yang kau lakukan ...

untuk mengantarkan kami dewasa ...

hanya kau tanggung sendiri ...



Namun kami percaya ...

tak akan terleraikan kasihmu ibu ...

ikatan ini tak akan pernah putus ...



Ibu ...

dari rahim mu, kau berikan kami kehidupan ...

dari bayi sampai dewasa ...

apa yang kau berikan ...

adalah untuk janji kehidupan kami ...

namun satu saat kami harus ucapkan selamat jalan ...



kasih dan cintamu dengan garansi seumur hidumu ...

terimakasih ibu ...

dari tiada, kami menjadi ada di dunia ini ...

tak ada cinta seperti cinta ibu kepada kami ...



=============================================================

... ketika kita ingin mengeluh mari kita bercermin pada foto di atas, demi anak anak mereka tak pernah mengeluh dan menyesal melakukan apapun ...


saduran FB




Bogor, 24 April 2012 M / 3 Jumadil Akhir 1433 H

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

al-Faqir